Awal Mula & Perjalanan Kami
Menelusuri Jejak Masa Lalu
Pada sekitar tahun 1830, setelah penangkapan Pangeran Diponegoro, salah satu pengikutnya bernama Driyoleksono melarikan diri ke sebuah hutan belantara. Seiring waktu, banyak rekannya yang ikut bergabung, membuat kawasan hutan tersebut menjadi ramai.
Dari situlah nama Wonorejo lahir, yang dalam bahasa Jawa memiliki arti "Hutan yang Ramai".
Driyoleksono kemudian diangkat menjadi Demang pertama dan memimpin hingga tahun 1872. Kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya, Driyaontani, di tengah kondisi yang kala itu penuh dinamika dan tantangan perampok di wilayah tersebut.
Visi & Misi
Visi
"Membangun Masyarakat Wonorejo Cerdas, Berkualitas dan Sejahtera Menuju Kemakmuran Masyarakat yang Adil dan Merata"
Misi
-
Mewujudkan masyarakat desa dapat mengenyam pendidikan formal maupun informal.
-
Mewujudkan kehidupan masyarakat yang semakin baik dan berdaya saing.
-
Mewujudkan pemerataan pembangunan yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Demografi Wilayah
Statistik Desa
4.250
Total Penduduk
245 Ha
Luas Wilayah
2.110
Laki-laki
2.140
Perempuan
STRUKTUR ORGANISASI
Tata Kelola Pemerintahan Desa
Pemerintah Desa Wonorejo dijalankan oleh Kepala Desa yang dibantu oleh Sekretaris Desa, Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), dan Kepala Dusun (Kasun). Kami berkomitmen memberikan pelayanan publik yang efisien, transparan, dan akuntabel.